Seputar Peradilan

PIMPINAN PA CIKARANG HADIRI PEMBINAAN KETUA MA RI
DAN PEJABAT ESELON 1 MAHKAMAH AGUNG RI

pa-cikarang.go.id | 02 November 2018

Bertempat di Hotel Intercontinental – Dago Bandung, digelar acara Pembinaan Teknis dan administrasi Yudisial bagi Pimpinan Pengadilan dan Hakim pada 4 lingkungan Peradilan se-Wilayah Jawa Barat oleh Ketua Mahkamah Agung RI, Prof. Dr.M. Hatta Ali, S.H, M.H dan oleh Pejabat eselon 1 Mahkamah Agung RI. Kegiatan digelar sejak tanggal 31 Oktober sampai dengan 01 November 2018, Ketua, Wakil Ketua, Panitera dan Sekretaris PA Cikarang turut hadir sebagai Peserta Pembinaan tersebut.

Pembinaan oleh Ketua MA RI dan Pejabat Eselon 1 Mahkamah Agung RI terhadap pimpinan Pengadilan Tingkat Pertama dan Banding pada empat lingkungan peradilan di wilayah Jawa Barat tersebut mengusung isu kepemimpinan pengadilan sebagai tema. Kegiatan yang dipimpin oleh Sekretaris Mahkamah Agung, A. S. Pudjoharsoyo, S.H., M. Hum tersebut diisi dengan pemaparan tentang kepemimpinan pengadilan dari masing-masing pejabat eselon 1 Mahkamah Agung, yakni Sekretaris Mahkamah Agung, Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum, Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan Tata Usaha Negara, Kepala Badan Pengawasan, dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan.

Dalam forum pembinaan tersebut seluruh Pejabat eselon 1 memaparkan tentang Konsep kepemimpinan secara umum dari pengertian, tugas, tanggung jawab, peranan, gaya kepemimpinan, ciri-ciri pemimpin yang efektif, strategi kepemimpinan dan hal-hal yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin, hingga pentingnya pimpinan memahami dan menganalisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat).

Selain itu, Ada hal yang penting untuk diperhatikan, disampaikan oleh Ka Bawas mengenai Wajibnya setiap Pejabat penyelenggara Negara untuk melaporkan LHKPN. Selain itu yang tak kalah pentingnya, Bapak Dirjen Badilag menyampaikan agar seluruh Pengadilan Agama untuk segera mengimplementasikan aplikasi e-court.

   

Sekretaris Mahkamah Agung yang menjadi pembicara pamungkas secara khusus membicarakan tentang kepemimpinan pengadilan dikaitkan dengan kesekretariatan pengadilan. “Ketua pengadilan, selain bertanggung jawab terhadap masalah kepaniteraan, juga membawahi dan menjadi penanggung jawab terhadap kesekretariatan pengadilan, “papar A. S. Pudjoharsoyo.

Terkait dengan hal tersebut, lanjut Pudjoharsoyo, pimpinan pengadilan agar berusaha belajar memahami masalah-masalah kesekretariatan, sehingga pimpinan pengadilan dapat mengelola keseluruhan aspek aktifitas pengadilan dibawah koordinasinya.
“Dengan pemahaman seperti itu, kita berharap tidak ada lagi pimpinan pengadilan yang hanya mengandalkan sekretaris untuk urusan-urusan kesekretariatan tanpa pemahaman yang baik,” ungkap Pudjoharsoyo lebih lanjut.

Di bagian lain, Pudjoharsoyo menjelaskan pentingnya kepemimpinan pengadilan yang menjadi salah satu misi Mahkamah Agung yakni meningkatkan kualitas kepemimpinan badan peradilan.

Dengan hadirnya Pembinaan ini semoga antar 4 Pilar Pimpinan ini yang terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, Panitera dan Sekretaris dapat lebih bersinergi dalam mengembangkan institusi dan dapat menjadi Pemimpin yang dibanggakan dan didambakan.